Tips Sukses Menjadi Wirausaha Sembako

Bingung….itulah yang ada di benak petama kali calon wirausaha yang akan memulai usahanya sendiri.

Ingin usaha di bidang apa, resikonya bagaimana, terus modalnya berapa dan dari mana?
Pola pikiran tersebut yang terus ada dalam benak calon wirausaha, dan saya pun pernah mengalaminya.
Banyak peluang untuk dijadikan usaha, tetapi jika tidak jeli dan telaten, akan berhenti di tengah jalan…alias mandeg.   Nah…ada satu peluang usaha yang dapat dengan “mudah” dan murah untuk di jalankan, yaitu usaha berjualan sembako.

Mengapa mesti sembako?  Perlu diketahui, bahwa sembako atau sembilan bahan pokok adalah usaha yang tidak pernah ada matinya.  Walaupun harga sembako naik, tetap akan di cari dan di beli, karena sembako wajib untuk di beli sebagai bahan pangan.

Untuk mengawali menjadi seorang wirausaha sembako, saya memberikan tips-tips yang sangat mudah dan ringan untuk di mengerti dan di pahami, karena ini dari pengalaman saya sendiri saat mengawali menjadi seorang wirausaha sembako, berikut tip-tipnya :

  1. Berdoa, mohon petunjuk kepada Nya, agar usaha yang akan dijalankan dapat berjalan dengan baik.
  2. Jangan terlalu banyak berpikir dan perhitungan.
  3. Modal yang paling utama adalah kenal baik dengan pedagang di pasar.
  4. Lebarkan rekanan dan mulai berkenalan dengan sales-sales distributor yang sering berkunjung di pasar
  5. Modal uang musti ada (untuk modal awal ini saya menjual motor Mio dan aku ganti dengan motor bekas, sisanya untuk modal usaha dan bekerja)
  6. Lokasi cukup di rumah (lebih irit tanpa harus sewa tempat)
  7. Stok awal yang wajib di beli : beras, gula, tepung terigu, gula jawa, telor dan mie instan
  8. Stok tidak perlu banyak-banyak saat awal memulai usaha, sesuaikan dengan dana modal awal
  9. Harus berani promosi ke tetangga di seputar rumah tempar usaha
  10. Beri NILAI LEBIH, aku memberi nilai lebih dengan cara layanan antar, baik barang ataupun uang kembalian.
  11. Ucapkan Terima kasih tanpa batas, dan kata maaf jika kita salah dalam pelanyanan.
  12. Jangan jlimet dalam perhitungan laba, karena dalam 1 tahun usaha, adalah tahun pertama belajar bagaimana mengelola barang sembako.
  13. Modal nekat, jangan takut jika dalam mengawali usaha banyak batu sandungan, cemooh, cibiran, yang penting jalan terus.
  14. Ambil laba jangan terlalu banyak, jangan lebih dari  Rp 1000,- (seribu rupiah) per item, pakai prinsip kuantitas penjualan, sedikit laba tapi tingkat penjualan tinggi.
  15. Usahakan harga jual bisa sama atau lebih murah dari warung di seputaran tempar usaha, lebih baik lagi jika lebih murah atau sama dengan harga di pasar dekat rumah (ini aku terapkan di usahaku, dan berhasil)
  16. Promosikan usaha lewat Facebook
  17. Hindari beli barang dari penjual pengecer, usahakan beli dari gudang langsung.
  18. Beli sembako gula dan tepung dalam bentuk karungan, karena lebih murah dan di takar sendiri di rumah.
  19. Hindari beli sembako yang sudah di takar atau dikemas.
  20. Jangan malas untuk surve harga terbaru, karena sembako harganya variatif setiap harinya.
  21. Fokuskan modal dan laba untuk menambah barang dagangan, jangan lupa tabung sebagian kecil.
  22. Berdoa dan bersyukur atas rejeki yang telah diberikan oleh Nya

Silahkan untuk menjalankan tips diatas, jika ingin di rubah atau di sesuaikan silahkan…semoga bermanfaat.
silahkan berkunjung juga ke web http://buruhmigran.or.id

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.414 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: