Masa Mabung Cucak Jenggot

Cucak Jenggot dikenal sebagai salah satu burung yng bersuara merdu.  Burung dengan bulu bergerombol di bawah paruh menyerupai jenggot itu memiliki kicauan yang mantap

Diantara pehobi burung, cucak jenggot disebut sebagai burung pemaster.  Cucak Jenggot merupakan keluarga Pycnonotidae (burung pemakan buah).Cucak Jenggot jantan maupun betina sama-sama memiliki kicauan merdu.  Tetapi untuk dijadikan master biasanya dipilih Cucak jantan.

Burung dengan nama latin Alophoxius bres ini cukup sulit dibedakan antara jantan dengan betina.  Bagi pemerhati burung akan lebih mudah membedakannya, yaitu dengan kicauannya.

Berikut Tips untuk membedakan antara Cucak Jantan dengan Cucak Betina :

  1. Cucak jantan memiliki kicauan lebih bervariasi, sedangkan yang betina cenderung monoton.
  2. Secara fisik Cucak Jantan tidak mudah mengepakkan sayap ketika dipertemukan dengan sesama kicauan jantan
  3. Cucak betina saat di trek langsung ngeleper, menggetarkan sayapnya
  4. Bulu dada Cucak Jantan berwarna kekuningan, sementara yang betina di dominasi warna putih.

Perawatan agar burung Cucak Jenggot tumbuh dewasa dengan baik harus diperhatikan.  Salah satu proses berkembangnya burung yakni masa mabung atau bulu rontok.  Proses tersebut merupakan siklus alamai yang penting diperhatikan, karena jika perawatannya salah pada masa ini akan membuat burung menjadi rusak di kemudian hari.

Pada masa mabung, metabolisme tubuh burung meningkat hampir 40% dari kondisi normal.  untuk itu burung butuh asupan nutrisi

yang berkualitas baik dengan porsi besar dari kondisi normal.
Pada masa itu perlu dihindari mempertemukan burung dengan burung sejenis, karena akan membuat proses mabung menjadi terganggu, proses mabung juga berhubungan dengan hormon reproduksi.

Pola perawatan pada masa mabung :

  1. Tempatkan burung ditempat yang sepi jauh dari lalu lintas manusia
  2. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong kain
  3. Mandi cukup 1 kali seminggu dan jemur maksimal 30 menit per hari
  4. Pemberian porsi makanan tambahan diberikan lebih banyak karena diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan pertumbuhan bulu baru
  5. Berikan vitamin dan mineral yang berkualitas, dicampur di air minum dua kali seminggu
  6. Perbanyak pemberian buah pepaya karena buah pepaya mudah dicerna sehingga melancarkan proses metabolisme tubuh burung, pepaya banyak vitamin C yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh burung
  7. Lakukan  pemasteran karena masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi dian dan mendengar
  8. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master

dari berbagai sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: